Kahlil Gibran : Tentang Anak

Ketika itu, saya masih di SMA, dalam salah satu koran nasional, KOMPAS, sayamasih ingat, ada suatu iklan layanan masyarakat, yang menuliskan salah satu cuplikan tulisan dari Kahlil Gibran.  Saya tergugah dengan tulisan itu…. Saya merasakan mendapat jawaban ketika “rasa pemberontakan” sedang terjadi pada diri saya…. rasanya ingin sekali melawan terhadap kekangan orang tua. Walaupun pada akhirnya, setelah sekian tahun,… sebenarnya sikap orang tua itu saya rasakan sebagai suatu bentuk kasih sayang….. Setahun atau mungkin beberapa saat kemudian terbitlah buku terjemahan “Sang Nabi” karya Kahlil Gibran, dimana tulisan ini dimuat. Bagaiman liriknya itu ? Berikut adalah cuplikannya.

Anak-anak kalian itu bukanlah anak-anak kalian. Mereka adalah anak-anak kehidupan yang merindukan kehidupannya sendiri.

Melalui kalian mereka lahir, namun bukan dari kalian – mereka ada pada kalian tapi bukan hakmu sekalian.

Berikan mereka kasih sayang kalian pada mereka, tapi jangan pernah memberikan bentuk-bentuk pikiran, sebab mereka memiliki pikiran mereka sendiri. Kalian berhak membuatkan rumah untuk tubuh-tubuh, tapi bukan untuk jiwa-jiwa mereka sendiri. Sebab jiwa-jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan yang tiada dapat kalian kunjungi, meskipun hanya alam mimpi. Kalian berhak berusaha menjadikan diri sendiri seperti mereka, namun jangan pernah menjadikan mereka seperti kalian. Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur, dan tidak pula tenggelam di masa lampau.

Kalian adalah busur, dan anak-anak itu adalah anak panah yang meluncur. Sang pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian. Dia merentangmu dengan kekuasaannya, hingga, anak panah itu melesat, jauh serta cepat.

Mereganglah dengan senang hati dalam rentangan tangan sang pemanah yang ahli, sebab dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat, sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang menghentak mantap.

@ Semoga Para orang tua, saya salah satunya, bisa lebih memahami anak-anaknya….

2 Responses to Kahlil Gibran : Tentang Anak

  1. Dicky / says:

    Semoga saya juga bisa memahami anak2, ….apa skrg Windi jadi dosen?

    • windyhm says:

      Betul…. saya ngajar di Politeknik Negeri Bandung, Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara.
      Hebat euy.. ternyata Dicky penulis juga…. saya baca di blogspt-nya…. two-thumbs for you..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: